KASCHO
(KAYYISA AFTER SCHOOLING) Melengkapi dan melejitkan !
KASCHO (Kayyisa After Schooling) adalah sekolah yang bersifat melengkapi kurikulum sekolah umum. Sekolah yang aktivitas pembelajarannya dilaksanakan setelah kegiatan pembelajaran disekolah umum selesai. Sehingga dinamakan “pasca sekolah” atau dalam bahasa Inggris disebut “after schooling”. KASCHO menerapkan sebuah model sekolah terpadu. Terpadu dalam kurikulum maupun terpadu dalam kegiatan pembelajarannya.
Didirikan oleh sekelompok ahli pendidikan, sekaligus praktisi berpengalaman dalam pendidikan. Tujuan utamanya membekali para siswa menemukan jati dirinya sendiri, menggali potensi-potensi diri, dan melejitkan prestasi dirinya. Mekanismenya menggunakan istilah yang kami namakan Find, Explore and Growth (FEG). FEG ini memadukan beragam pendekatan. Baik psikologi, berupa Self Analysis, maupun edukasi Multiple Smart, Sehingga orang tua terbantu dalam pembangunan karakter dasar siswa (Character Building) dengan landasan Asmaul Husna.
Kayyisa After schooling adalah sekolah yang berusaha melengkapi kurikulum pendidikan nasional dan sekaligus memberdayakannya. Konsepnya sederhana. Hanya mengkreasi sedemikian rupa materi kurikulum yang ada di sekolah umum, dengan strategi bermain untuk belajar, belajar dengan bermain. Targetnya tiga ranah (kognitif, afektif, dan psikomotor) terwadahi semua. Antara Head, Heart, dan Hand teraplikasi secara sinergis. Inilah inti pembelajaran di KASCHO . Kami namakan PIKR Methode (Pengalaman, Interaksi, Komunikasi, Refleksi)
Dikatakan melengkapi, karena mengajarkan pelajaran yang tidak diajarkan di sekolah umumnya. Diantaranya materi pelajaran yang belum ada (Self Concept / konsep diri, Leadership dan Entrepreneurship) . Dikatakan melejitkan, yaitu memberdayakan secara maksimal semua potensi kecerdasan siswa. Sehingga di tingkat sekolah dasar siswa dibantu semenjak dini untuk mengenali potensi yang ada dalam dirinya, sekaligus mampu melejitkan potensi tersebut. Dikemas dengan benar-benar memberdayakan seluruh ranah (kognitif, afektif dan psikomotor) siswa.
Dengan demikian, insyaalloh anak-anak benar-benar menemukan dunianya sendiri. Menemukan gaya belajarnya sendiri, menemukan bahwa dirinya unik dan berbeda dengan lainnya. Dan berusaha menampilkannya dengan penuh keberanian dan kepercayaan diri.
Semula konsep dasar Kayyisa ini adalah Sekolah Seni (Art School). Dengan tiga jenis pelajaran seni terpadu (Musik, Rupa, Teater). Dikemas menjadi satu kesatuan yang terpadu dan harmoni. Hal ini berdasarkan kajian teoritis dan pengalaman di berbagai sekolah yang pernah kami kelola, pelajaran kesenian, merupakan media efektif untuk mengajarkan anak tentang hakekat sesungguhnya pendidikan. Diantaranya , pengelolaan diri, kelembutan hati, pola berfikir kreatif dan kreativitas, skill komunikasi, kepercayaan diri, rasa hormat menghormati, pembentukan team working yang solid, leadership / kepemimpinan yang efektif, bahkan kewirausahaan (entrepreneurship) dan sekian manfaat lainnya. Akhirnya untuk memudahkan pemetaan kurikulum, dibuatlah paduan dari beberapa kompetensi dasar pelajaran tersebut, dengan pendekatan tematik (tidak diajarkan terpisah-pisah sebagai mata pelajaran tersendiri).
Mengapa pembelajaran belum cukup hanya di sekolah, dan harus menambah di KASCHO ? di bawah ini adalah peta rasionalisasi alasan :
A. Kurikulum Kreatif
Merupakan kurikulum Tauhidi. Kurikulum satu kesatuan atau terpadu.kesatuan antara kognitif, afektif , psikomotor (kesatuan 3 H Head, Heart dan Hand). Tidak diajarkan terpisah, namun disatukan dengan pendekatan Tematik. Memadukan pelajaran seni (teater, Rupa, dan Musik) sebagai pelembut Qolbu / jiwa, dan memetakan kreativitas anak. Sementara Leadership ,untuk mengasah disiplin diri, perencanaan, team working solid. Sedangkan materi entrepreneurship, agar siswa siap mandiri, tahan uji dan pengaturan finansial diri.
Sehingga diharapkan usia 12 tahun siswa sudah mampu mentauladani karakter wira usaha (entrepreneur) ala Rasulullah yang telah mampu mandiri pada usia tersebut. Dan yang terpenting adalah Character Building with asmaul husna. Insyaalloh (dengan izin Allah Sang Maha Pendidik) , pribadi “anak Sholih” benar-benar mewujud sesuai karakter diri masing-masing tercapai. Kemudian ada penambahan materi pembelajaran yang bersifat aplikatif berupa pengetahuan sosial, sains dan aqidah akhlaq.
B. Metode pembelajaran :
1. SANEL (students active n enjoyable learning) . sebuah metode yang mampu memberikan jaminan pembelajaran yang aktif dan enjoy kepada siswanya. merupakan metode yang berhasil dikembangkan oleh tim Litbang LPP Kayyisa Dinamika (induk KASCHO), dan telah ditrainingkan di berbagai sekolah dasar dan menengah, dan telah terbukti efektif dalam mengaktifkan dan mengenjoykan pembelajaran para siswa.
2. PIKR Method. Sebuah metode pembelajaran bermakna, hasil pengembangan dari LPP KD pula , merupakan telaah dan aplikasi model CTL dalam pembelajaran. Yakni Pengalaman, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi. Terbukti efektif bahwa belajar harus berarti dan memiliki makna bagi siswa.
C. MATERI & PROGRAM KREATIF
a. Entrepreneurship (3 tabungan, bussines day). Materi pelajaran yang menitik beratkan penciptaan peluang, ketahanan diri , hidup mandiri serta kemandirian secara finansial.
b. Leadership (POAC, Making decision,manajemen diri, Agenda Kerjaku, visi misi diri, Live Plan, team working dll)
c. Self Concept Building . pembangunan kecerdasan intra personal yang mampu melejitkan potensi diri, dan kepercayaan diri optimal.
d. My Diary (diari hidupku). Rekam jejak hidup yang akan bermanfaat luas dalam kehidupan mereka ketika besar.
e. Assembling Project (karya kerja kolektif / team yang dipresentasikan bersama)
f. Padhang Njingglang (forum dan media pengembangan kreativitas siswa bulanan) dengan eksplorasi metode BCM (bermain, Cerita, menyanyi) dll.
g. Adventures Trip (tadabur kreatif ). Kunjungan Belajar ke suatu obyek sesuai tema.
h. OCP (Outbound Creative Programme) tiap akhir semester. Memadukan tadabur learning (trip), bussines day, outbound games
D. PRODUK / KARYA KREATIF (tiap program basic, intermediate, advance) didesain secara khusus untuk mampu menghasilkan karya produk akhir seperti dibawah ini) :
wayang ,lukisan, puisiku, biografiku, artikel, karya ilmiahku, visi misi pribadiku, naskah dramaku / teater , drama radioku , lagu-lagu karanganku, power point-ku, karya fotografi , desain grafisku (desin CD dan Kaset pribadi), dll
E. STAFF PENDIDIK DAN PENGAJAR
Merupakan lulusan terbaik dari Perguruan Tinggi ternama. UNESA, UNY, UNAIR, UM , ISI dll. Yang telah dibekali dan ditraining berbagai macam pelatihan oleh LPP Kayyisa Dinamika (sebuah lembaga pemberdayaan pendidikan Education Think Tank yang telah berpengalaman mentraining guru, karyawan, maupun orang tua, dan telah bekerja sama dengan berbagai Lembaga Pendidikan).
Masa Pendidikan :
masing – masing 6 bulan (semester) untuk kelas Basic, Intermediate, Advance. Dan bila telah menempuh tiga kelas tersebut bisa melanjutkan ke kelas KSHS (Kayyisa Semi Home Schooling)
Waktu Belajar
1 kali sepekan dengan waktu 120 menit
Fasilitas :
1. Modul
2. Multi media (sound system, LCD proyektor, komputer)
3. Progres Report (rapor) bersifat multi media (CD / Kaset, dll)
Kategori Kelas
1. Kelas Basic (menekankan dasar-dasar materi pendidikan kreatif. Aplikasi sederhana)
2. Kelas Intermediate (menanamkan nilai – nilai eksplorasi materi pendidikan secara sederhana)
3. kelas Advance (mampu menganalisis sebuah problem secara rasional ilmiah sesuai psikologi perkembangan anak)
4. bagi yang telah menempuh tiga kelas tersebut diatas, akan disediakan program lanjutan berupa KAYYISA SEMI HOME SCHOOLING (KSHS). Dalam rangka tetap menjaga kesinambungan pendidikan.
Biaya Pendidikan
No Kelas Program SPP DIP (Dana Investasi Pendidikan)
1 kelas Basic Rp. 50.000, Rp. 250.000 /per semester
2 kelas Intermediate Rp. 75.000 Rp. 300.000 /per semester
3 Kelas Advance Rp. 100.000 Rp. 350.000 /per semester